Kenali 6 Herbal Pereda Asam Urat

Bagi sahabat herbal yang menderita asam urat, maka ada baiknya untuk mengonsumsi minuman herbal lebih dulu untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah sahabat herbal. Seperti minuman-minuman berikut ini :

Alfalfa Sprout

Alfalfa Sprout memiliki sifat alkalizing yang kuat. Minuman ini dapat meningkatkan pH tubuh dan dengan demikian membantu melarutkan asam urat. Umumnya, asam urat dilarutkan dalam lingkungan alkalin dalam tubuh. Daun dan bunga alfalfa dapat dibuat menjadi teh herbal dan diminum hingga tiga kali sehari. Secara tradisional, ramuan itu digunakan untuk meningkatkan nafsu makan dan mengurangi gangguan pencernaan, sementara biji alfalfa dibuat menjadi pasta untuk mengobati gigitan serangga dan bisul.

Sari cuka Apel

Sari cuka apel adalah pembersih alami yang bertanggung jawab untuk membuang kotoran seperti asam urat dari tubuh. Sari cuka apel mengandung asam malat yang memecah dan menghilangkan asam urat. Cuka ini juga memberikan manfaat anti-inflamasi dan antioksidan. Ini secara tradisional telah digunakan untuk membersihkan, desinfektan, mengobati jamur kuku, kutu, kutil dan infeksi telinga.

Jus Lemon Segar

Lemon mengandung vitamin C, yang memiliki sifat penguat jaringan ikat. Ini membantu dalam meminimalkan kerusakan sendi yang disebabkan oleh kristal asam urat yang tinggi. Juga, asam sitrat yang ditemukan dalam lemon memiliki kemampuan untuk melarutkan kristal asam urat dan dengan demikian membantu menurunkan tingkatnya.

Selain ketiga minuman itu, sahabat herbal juga dapat mengonsumsi madu magama ekstra yang sangat berkhasiat untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Madu magama ini terbuat dari bahan-bahan pilihan seperti :

Madu magama ekstra terbuat dari bahan pilihan asli dan alami yang baik untuk kesehatan. Adapun tiga komposisi utama dari madu magama ekstra adalah sebagai berikut :

Madu

Madu merupakan cairan manis dan kental yang dihasilkan oleh lebah dengan bantuan serangga lainnya. Lebah menghasilkan madu melalui proses sekresi kandungan gula tanaman (nektar) atau serangga lainnya melalui proses regurgitasi, aktivitas enzimatik dan penguapan air. Madu kemudian disimpan dalam struktur lilin yang disebut sarang lebah. Madu biasanya dikumpulkan dari koloni lebah liar atau dari sarang lebah peliharaan.

Madu diproduksi oleh lebah dengan cara mengumpulkan nektar yang digunakan  sebagai gula dan dikonsumsi untuk mendukung metabolisme aktivitas otot Lebah selama proses mencari makan atau untuk disimpan sebagai pasokan makanan jangka panjang.

Ekstrak gamat

Gamat memiliki peran yang berguna dalam ekosistem laut karena mereka membantu mendaur ulang nutrisi, menguraikan detritus dan bahan organik lainnya setelah bakteri agar dapat melanjutkan proses degradasi.  Walaupun gamat telah digunakan dalam pengobatan tradisional Asia untuk berbagai penyakit, ada sedikit bukti ilmiah yang bisa diguakan untuk mendukung klaim bahwa gamat sangat efektif dalam mengobati kanker, arthritis, dan penyakit lainnya.

Ekstrak meniran

Meniran adalah obat herbal tradisional yang populer. Ada banyak penyelidikan mengenai keutamaan meniran dan beberapa senyawa aktif yang telah ditemukan dalam meniran seperti lignan, ellagitannins, terpenoid, flavonoid, senyawa fenolik dan lilin yang sangat berguna untuk tubuh. Tanaman ini telah terbukti menghambat polimerase DNA in-vitro dari virus hepatitis B dan virus hepatitis-DNA lainnya, seperti virus hepatitis woodchuck. Ekstrak meniran memiliki efek antiviral yang signifikan pada tubuh dan memberikan efek perlindungan pada sel hati.

Madu magama ekstra merupakan madu yang tidak dapat menimbulkan efek  ketergantungan bagi yang mengonsumsi. Selain itu, tidak dibuat dengan campuran bahan kimia buatan sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *