Tips Bagaimana Ketika Mendapat Serangan Asam Urat

Apakah Sahabat Herbal pernah mengalami sensasi sendi jari, lutut, dan siku terasa terbakar dan sangat nyeri di malam hari? Bisa jadi Sahabat Herbal mengalami serangan asam urat atau gout. Hal ini terjadi saat Sahabat Herbal mengkonsumsi zat purin secara berlebihan sehingga muncul Kristal purin dalam darah dan menumpuk dalam persendian. Rasa nyeri yang muncul sangat luar biasa dan mirip dengan gejala rematik.

Meskipun sering dikaitkan dengan penyakit yang menjangkit orang dengan usia lanjut. Namun, saat ini asam urat juga menyerang orang dengan usia yang relatif lebih muda. Untuk itu, perlu Sahabat herbal ketahui tips ketika mendapat serangan asam urat yang akan dibahas pada artikel ini.

Gaya hidup yang kurang sehat, kurang olahraga, serta pola makan yang tidak seimbang akan menyebabkan resiko terkena penyakit asam urat menjadi lebih besar. Padahal, menderita asam urat akan membuat Sahabat Herbal terganggu dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sahabat Herbal juga akan berkurang kualitas tidurnya. Sebab, penyakit ini akan menyerang lebih banyak pada malam hari.

Untuk mengatasinya, Sahabat Herbal perlu melakukan tips ketika mendapat serangan asam urat berikut ini:

  1. Mengonsumsi Obat-Obatan Untuk Asam Urat

Saat asam urat menjadi lebih parah dan kambuh lebih sering, Sahabat Herbal bisa mengkonsumsi obat-obatan yang dapat mengurangi rasa sakit, sekaligus mengurang kadar Kristal dalam sendi. Selain itu, ada juga obat-obatan yang memiliki kedua fungsi tersebut, juga dapat mengurangi peradangan pada area tubuh yang menderita asam urat.

Berikut adalah jenis obat yang umum diresepkan oleh dokter saat Sahabat Herbal didiagnosis penyakit asam urat:

  • Obat untuk mengurangi radang, seperti NSAID atau indometasin, sejenis kortikosteroid atau naproxen dan prednisone. Indometasin dan naproxen merupakan obat yang biasanya dikonsumsi, sedangkan prednisone lebih sering disuntikkan. Untuk indometasin dan naproxen, biasanya akan diresepkan saat nyeri sendi tiba-tiba datang begitu saja.
  • Obat untuk menghentikan produksi asam urat di dalam tubuh sebelum bermetabolisme seperti Allopurinol. Obat ini diperuntukkan bagi pasien yang berobat dalam jangka panjang. Jika diminum berlebihan, terdapat efek samping kerusakan hati.
  • Obat yang berfungsi untuk mengurangi kadar asam urat di dalam darah. Contohnya, probenesid dan sulfynpirazone. Kedua obat tersebut dapat menurunkan kadar asam urat melalui air seni.

Untuk tips ketika mendapat serangan asam urat yang pertama ini, sebaiknya Sahabat Herbal konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. Jangan minum obat-obat ini tanpa resep dari dokter, sebab bisa menimbulkan efek yang cukup berbahaya.

  1. Mengonsumsi Madu Magama Ekstra

Tips ketika mendapat serangan asam urat yang selanjutnya adalah dengan mengkonsumsi Madu Magama Ekstra. Bukan sembarang madu, Magama Ekstra memiliki khasiat untuk mengatasi masalah asam urat dalam tubuh. Madu ini dilengkapi dengan ekstrak herbal berkhasiat seperti pegagan, propolis, dan gamat.

Jika Sahabat Herbal ingin pengobatan tanpa efek samping dan ketergantungan seperti pada obat-obatan kimia, sebaiknya pilih Madu Magama Ekstra untuk mengatasi masalah asam urat. Madu ini cocok untuk dikonsumsi berbagai usia. Mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lanjut usia.

Nah, itulah tips ketika mendapat serangan asam urat. Sahabat Herbal bisa mempertimbangkan untuk memilih opsi kedua. Sebab, lebih aman dan tanpa efek samping. Seperti yang Sahabat Herbal ketahui, madu memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh, kan?

Pastikan juga untuk mengimbanginya kebiasaan yang lebih sehat dengan menghindari pemicu asam urat seperti konsumsi jeroan dan seafood. Sahabat Herbal juga perlu menghentikan konsumsi alkohol dan minuman keras lainnya. Demikian, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *